Kita terpanggil menjadi pendoa. Haleluya

Minggu, 08 Juli 2012

Mujizat bagi pribadi yang berkarakter Illahi

Oleh: Pdm Elia Siregar,S.Th. Gemba Sidang Lippo Cikarang-Jakarta
Dalam pasal 8 : 5-13, kita menemukan bahwa Perwira ini bukanlah orang Israel, tapi karakternya melebihi karakter orang-orang Israel pada umunya.  Dan karakter perwira ini menghadirkan mujizat bagi dirinya dan bagi orang-orang disekitarnya. ada beberapa karakter yang dimiliki oleh Perwira itu, dimana karakter itu identik dengan karakter Illahi, dan karakter itu adalah :
1.Pribadi yang hidup dengan Kasih.....
Ada banyak orang bicara tentang kasih, berkhotbah tentang kasih, dan membaca literatur tentang kasih, tapi tidak melakukan dan mempraktekkannya.  Tapi berbeda dengan Perwira ini, Dia benar-benar hidup dengan kasih.  Hal ini terlihat dari kerinduannya, supaya hambanya yang sakit bisa sembuh, Perwira itu sangat iba dengan kondisi hambanya.  Si Perwira berkata," Grievously tormented  (Hambanya menyedihkan dan tersiksa ) dalam terjemahan lain ditulis,,,"He can't move (Dia tidak bisa bergerak ).  Nampaknya hambanya ini sudah lama tergeletak dan tidak bisa berdiri atau berjalan, dan hal ini menjadi beban bagi perwira itu, tetapi dipikiran siperwira yang timbul adalah rasa iba dan kasihan, sehingga Ia mengupayakan kesembuhan hambanya itu.  Kalau orang lain, mungkin akan berkata, pulangkan dan ganti dengan hamba yang lebih sehat, jangankan seorang hamba," orang tuapun sering di"ping pong" kesana kemari karena ia sakit-sakitan. ( Dijakarta pernah terjadi, dimana anak-anaknya meletakkan bapanya dibawah jembatan layang, dan hanya dibekali sebotol air mineral, karena orang tuanya sakit-sakitan dan anak-anaknya tidak ada yang mau mengurus. dan beberapa hari kemudian bapanya ini meninggal, pihak kepolisian menganggap ini pembunuhan, padahal setelah diusut, ternyata anak-anaknya yang sengaja meletakkan bapanya dibawah jembatan layang.), banyak orang sudah kehilangan kasih, tetapi Si Perwira benar-benar mengasihi hambanya itu.

2. Perwira yang rendah hati
Jabatannya sebagai perwira memungkinkan dia dihormati dan disegani oleh banyak orang, dan kondisi ini sering membuat karakter seseorang terbentuk menjadi sombong dan arogan, tetapi siPerwira bukanlah demikian, bahkan dia memiliki karakter yang rendah hati, hal ini terbukti dengan perkataannya,"Tuan, aku tidak layak menerima Tuan didalam rumahku.  Dalam bahasa inggris ditulis,"under the roof = dibawah atap , menunjuk tempat yang sangat sederhana, bahkan terkesan seperti rumah peristirahatan dikebun atau disawah.  dan caranya meminta tolongpun dengan cara memohon (Beseeching ), bukan dengan gaya ala militer, tapi dia datang menghadap Yesus dengan rendah hati.  Memang benarlah Firman Tuhan yang berkata," bahwa Allah menetang orang yang tinggi hati. tetapi dekat dengan orang yang remuk hati.  Mujizat terjadi bagi Perwira dan hambanya karena si Perwiran hidup dengan kerendahan hati.

3.Perwira yang percaya akan kuasa perkataan Firman
,,,,,,,Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh (Ayat 8b ),Kebanyakan manusia dipengaruhi oleh konsev "Materialistis dan kebendaan " sehingga materialistis melekat dan mensyugetsi banyak orang, sehingga rasa aman dan nyaman hanya bisa didapatkan dari materi-materi yang ada disekitar kita, dan segala yang bersifat abstrak (walaupun rill adanya ) tidak begitu diyakini untuk mempengaruhi hidup.
Sebagai contoh : Orang yang sakit akan merasa lebih nyaman jika dia minum obat (Materi ) atau diterapi (Materi ), jika dibanding dengan doa (Bukan materi ), jika hanya didoakan kurang begitu "" Mengena ", sehingga perlu ada media seperti minyak, sapu tangan dsb. padahal sebenarnya cukup kita percaya saja kepada perkataan Yesus.  Minyak, sapu tangan dan media-media yang lain sebenarnya bukanlah subtansi dari kesembuhan itu, tapi kenapa kita melakukan itu?? itulah pengaruh "Materialistis dan kebendaan" yang menyusup dihidup kita.  Tapi perwira itu tau, bahwa perkatan Yesus itu berkuasa, tidak perlu materi-materi lain dan kehadiran Yesus, cukup dengan perkataan Yesus Perwira itu yakin bahwa hambanya pasti sembuh.
Wouw!!!Iman yang fantastis, dan Yesuspun heran dengan iman yang dimiliki oleh Perwira tsb.

4. Perwira itu percaya bahwa Yesus punya otoritas atas semua aspek hidup
........Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu : Pergi!! maka ia akan pergi (Matius 7 : 9a ), Perwira itu percaya bahwa semua yang ada dijagat raya ini ada dalam kuasa dan dibawah otoritas Yesus. sama seperti otoritas yang dia miliki terhadap bawahannya dan otoritas atasannya terhadap dirinya, maka demikianlah Yesus punya otoritas atas semua alam semesta dan manusia.
Jadi karakter-karakter demikian sanggup menghadirkan mujizat dalam hidup kita setiap hari, sehingga hidup kita terpelihara sampai maranatha Tuhan datang, asal kita selalu mengasihi, rendah hati dan Meyakini kuasa perkataan dari Yesus dan percaya bahwa Yesus punya otoritas....Haleluyah!!!!
Selengkapnya...

Kamis, 05 Juli 2012

Berdoa tak jemu-jemu, DAHSYAT "khasiatnya"

Oleh: Gr. Hennixon Lumbanraja, S.Th. Dari Sidang Pangaloan-Samosir


Ayat FT: Luk 18:1-8

Doa yang dahsyat kuasanya adalah doa yang dipanjatkan dengan tidak jemu-jemu.  Doa yang tidak jemu-jemu adalah doa yang tidak mau berhenti oleh tantangan apa pun.  Doa yang tidak megenal bosan. Doa yang tidak mengenal timbul tenggelam. Kadang berdoa kadang tidak. Itu artinya timbul tenggelam.  Dan yang begini pada akhirnya akan tenggelam sendiri dan tak timbul-timbul lagi.

Ada beberapa tantangan yang menghalangi kita dalam berdoa yang bahkan bisa membuat semangat roh kita menjadi ciut. Coba kita lihat di ayat dua (2),tantangan bisa datang dari orang yang lebih kuat, bisa dari atasan, bisa dari senior bisa juga dari orang jahat atau bisa juga dari iblis.  Tantangan-tantangan yang kita sebutkan ini adalah tantangan yang datangnya dari luar.  

Ada juga tantangan dari waktu (ayat 4).  Kenapa dengan waktu? Dikatakan di ayat empat bahwa dalam waktu beberapa lama si hakim menolak untuk membela hak si janda ini.  Semangat doa kita bisa menjadi lemah dan tidak bergairah bila dalam waktu yang lama TUhan belum menjawab doa kita seperti yang kita harapkan.  Ini adalah tantangan dari sudut waktu. Tidak sedikit orang Kristen yang jadi kecewa dan bahkan menyalahkan Tuhan ketika doa belum terjawab.  Ini artinya dia sudah JEMU dalam berdoa. Akhirnya orang seperti ini bisa meninggalkan imannya dari mencari jawaban doanya dari 'allah-allah" lain.

Ada pula tantangan yang datangnya dari diri sendiri.  Kalau kita lihat di ayat 3, si ibu ini adalah seorang janda yang tidak terpandang di tengah-tengah masayarakat. Hampir dapat dipastikan bahwa si ibu ini adalah orang miskin, tertindas, tertekan, punya banyak lawan tetapi tidak punya kawan dan bahkan mungkin tidak punya keluarga, atau punya keluarga akan tetapi tidak memperhatikan ibu ini.  Akan tetapi kita lihat bahwa status ibu yang tadi tidak menyurutkan semangat ini untuk memperjuangkan dan meminta haknya kepada si hakim. Yakni hak untuk mendapat pembelaan.  Sehingga dalam beberapa waktu (yang menurut saya cukup lama) si ibu ini terus menerus meminta tolong kepada si hakim.  Dia tidak minder dengan status sosial dan ekonominya yang rendahan.

Kini kita lihat, bagaimana KEDAHSYATAN dari usaha TAK JEMU-JEMU yang dilakukan ibu ini terus menerus:
1.  Hakim menjaga reputasinya dalam bertindak (Perhatikan ayat 5-6).  Inilah kuasa doa yang dahsyat, sampai-sampai hakim (yang diduga tak kenal Tuhan) ini berubah pikiran sehingga bertindak secara benar dan tepat.  Dia menjaga reputasinya. Berapa banyak penegak hukum di negeri ini yang sudah tidak menjaga reputasinya membela kebenaran? Anda mau berdoa untuk mereka?  Masih adakah harapan perbaikan hukum Indonesia? ADA!!! 

Berapa banyak di antara kita yang terzolimi dan mengalami ketidakadilan? Apa tindakan kita? Menyerah dan akhirnya ikut2an pada permainan hukum yang kotor? Korupsi, Kolusi dan Nepotisme? Berapa banyak di antara mahasiswa yang mengalami ketidakadilan ketika mendapat nilai jelek dari dosen yang bukan beragama Kristen? Apa respon anda? MArah, jengkel, mengiktiarkan yang jahat kepada si dosen? Doakan saja, dan kita akan lihat suatau saat mereka akan bertindak dengan menjaga reputasinya.

2.  Tuhan Membuktikan reputasiNya sebagai Tuhan dan Bapa kita (Perhatikan Ayat 7).  Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pernah berbohong. JanjiNya adalah janji yang MURNI, lebih murni dari emas yang bahkan dua kali di lebur (lihat Maz 12:7).  Oleh karena si ibu janda ini melakukan usaha dengan tidak jemu-jemu, Allah menunjukkan reputasi dan menggenapi janjinya bahwa siapa yang MEMINTA akan MENDAPAT. Tidak ada yang dalil yang bisa menentang hukum itu. 

3.  Tuhan tidak menunda-nunda Jawaban Doa.  Perhatikan ayat ayat 7b dengan tegas dikatakan bahwa Tuhan tidak akan mengulur-ulur waktu untuk memberikan jawaban doa orang-orang yang berseru dengan tidak jemu-jemu.

Mari berdoa dengan tidak jemu-jemu dan terimalah kedahsyatan dari doa kita.  Tuhan Memberkati. HALELUYA!!
Selengkapnya...

Senin, 02 Juli 2012

"...engkau akan berhasil, jika engkau berlaku setia.."

Oleh: Gr A Parhusip, S.E, M.M.  Pembina Pemuda GPI Sidang Coklat-Medan

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (Yosua 1:8)
Setiap orang pasti berusaha untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupannya sesuai bidang masing-masing. Untuk mendapatkannnya banyak usaha yang dilakukan, mulai dari belajar, mengikuti seminar, bertanya kepada orang yang berpengalaman.  Ada usaha-usaha yang positif dan benar, ada pula usaha-usaha yang negatif dan bertentangan dengan kehendak Tuhan.  Ada yang berhasil mencapai cita-citanya ada pula yang gagal.  Tapi pada intinya, setiap usaha yang dilakukan dengan harsat yang tinggi dan kerja kesas, pada umumnya akan berhasil.

Akan tetapi di atas semua usaha yang dilakukan manusia, yang paling penting adalah jangan lupa melibatkan Tuhan dalam setiap rencana dan cita-cita. Inilah kuncinya keberhasilan seseorang: Yaitu melibatkan Tuhan, tunduk pada petunjuk Tuhan, aturan-aturan dan ketetapan Tuhan. Itulah yang dialami oleh tokoh Alkitab Yosua yang berhasil memimpin bangsa Israel memasuki tanah perjanjian-Tanah Kanaan.
 
Lalu sebagai generasi muda dijaman ini, yang dihadapkan pada situasi modernisasi dan globalisasi. Bagaimana para pemuda bisa meraih keberhasilan dengan tetap memelihara keintiman hubungan dengan TUhan?

1.   Jauhkan diri dari Percabulan.
Dosa sex adalah salah satu dosa yang sangat mengerikan dihadapan Tuhan.  MAsalahnya dosa sex pula yang telah menggerogoti anak muda masa kini. Sangat mengerikan.  Percayalah dan ingat baik-baik, engkau tidak pernah mencapai angan2 dan harapanmu jika engkau jatuh kepada dosa percabulan. Bahkan berkat-berkat yang sudah didepan mata sekalipun akan gagal kita raih, jika kita tidak menjauhkan diri dari dosa percabulan.

Ingatlah Yusuf, yang walaupun setiap hari Istri tuannya menggoda dia untuk melakukan dosa perjinahan Yusuf dengan mantap tetap menolak.  Walaupun ada kenikmatan sesaat yang bisa didapatkannya. Akan tetapi dia ingat akan "taurat-taurat" Tuhan yang sejak kecil telah diajarkan bapaknya Yakub kepadanya.  Dan lihatlah, betapa cemerlangnya berkat Tuhan yang dia terima baik di rumah Potifar maupun setelah di menjadi Wakil Raja di Mesir.

2.  Katakan tidak pada penyembahan berhala.
Melakukan penyembahan berhala itu adalah tindakan berjinah secara rohani. Menduakan Tuhan istilahnya, bahkan menghianati "kasih dan cinta" Tuhan.  Hindari berdukun, "orang pintar".  Hindari ramalan, santet, dan ilmu2 ramal lainnya yang sebetulnya menyakiti cinta Tuh.  Ingat Daniel yang tidak mau kompromi dengan hal-hal yang bertentangan dengan kebenaran. (Daniel 1:8).

3.  Siap Melayani Tuhan
Kita harus menyadari bahwa kita dilahirkan bukan tanpa tujuan. Tuhan beri nafas hidup tentu ada tugas yang hendak diberikan kepada kita, dengan upah yang luar biasa tentunya. Yesaya mengatakan: Ini aka, utuslah Tuhan.  Menyatakan kesiapan melayani Tuhan. Layani Tuhan dimanapun profesimu. Apa yang bisa kamu kerjakan, kerjakan. Jadi singer, MC, pemusik, kolektan, pendoa lakukan. Itu adalah jembatan berkat bagi kita. Itu DIJAMIN!

4.  Bertanggungjawab pada kapasitas masing-masing
Jadi mahasiswa, belajarlah dengan baik. Jadilah akan yang membanggakan pribadi, keluarga dan terutana memabnggakan Tuhan.  Jadi PNS, jangan korupsi, jangan makan gaji buta, jangan DDG (Datang, duduk, gossip).  Jadi dosen, mengajar yang betul, ikuti aturan main.  Jadi pengusaha, jangan halalkan cara2 keji, saling menjatuhkan dan lain-lain.

5.  Jujur dan dapat Dipercaya.
Tidak mungkin Yosua dipakai Tuhan secara luar biasa kalau dia bukan orang yang jujur dan terpercaya.  Kejujuran adalah barang langka di akhir jaman ini. Tak muda, tua, oppung2 pun sudah sudah ditemukan kejujuran. Orang yang tidak jujur, pasti tidak akan bertahan dalam keberhasilan. Orang yang tidak jujur tidak akan dipercaya orang lain. Tahukah anda? Bahwa kepercayaan itu adalah emas. Jika kita dipercaya orang lain, itu adalah asset yang sangat mahal. Karena orang yang dipercayalah yang akan dipercayakan Tuhan melakukan hal-hal besar di bumi ini.

Itulah rahasia bagaimana bapak-bapak rohani kita berhasil, anak-anak mereka berhasil. Usaha mereka diberkati. Pelayanan mereka diserta tanda-tanda. Rahasianya adalah karena mereka tidak lupa "memperkatakan taurat" Tuhan dan merengungkannya siang malam serta melakukannya setiap hari.

Tuhan Memberkati. HALELUYA!
Selengkapnya...

Kamis, 28 Juni 2012

KUASA DOA YANG DAHSYAT

Oleh: Pdt. S Manullang, S.E
Pimpinan Sidang GPI Sei Putih Tengah-Medan, Pembina Biro Pemuda Kota Medan Sekitarnya

Yakobus 5 : 6-b “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Setiap orang Kristen sebagai pengikut Kristus tentu sudah familiar dengan DOA, karena Yesus telah memberikan perhatian tersendiri dengan doa yaitu sebagai sarana komunikasi antara kita dengan Allah yang hidup yang teladannya telah Dia berikan ketika Dia berdoa kepada Bapa.

Namun tidak sedikit orang Kristen yang menganggap bahwa doa hanya sekedar upacara keagamaan atau formalitas ibadah yang tidak mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan ini padahal di sisi lain, Yesus telah mengajarkan betapa Bapa mendengar ketika kita berdoa kepadaNya, dan hal sangat disayangkan. Doa dapat menembus dimensi apapun dalam kehidupan, baik disadari maupun tidak disadari manusia sendiri, bahkan dalam batin seseorang, peran dan kuasa doa sangat menentukan.

Firman Tuhan dalam nats di atas sudah sangat gamblang dan lugas menyatakan bahwa “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Kalau demikian, doa yang bagaimana yang disebut berkuasa, dan apa saja yang perlu kita perhatikan ketika kita berdoa dan apakah yang yang disebut dengan keyakinan akan doa kita dan apa yang menjadi dasarnya ?

.   Doa harus didasari oleh kebutuhan
Seseorang tidak akan merasakan kuasa doa jika tidak didorong oleh rasa BUTUH, karena doa yang kita ucapkan akan sangat dipengaruhi oleh kebutuhan kita akan pertolongan Tuhan, hal ini dapat kita temukan dalam 1 Samuel 1 : 10-11, ketika Hana butuh kehadiran seorang anak, doanya sungguh-sungguh dan hal ini tidak disadari oleh orang disekitarnya termasuk Imam Eli

.   Doa harus didasari keyakinan
Ketika kita berdoa, kita harus yakin akan doa kita karena ketikda yakinan akan doa tidak akan menghasikan apa-apa bagi kita. Hal ini ditegaskan dalam Matius  21: 22 yaitu “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."

.  Doa harus didasari oleh penguasaan diri dan ketenangan
kehidupan doa kita sangat dipengaruhi oleh kondisi jiwa, karena dari dalam jiwa lahir doa yang diucapkan lewat mulut kita seperti Daud yang bermazmur bagi Tuhan yang mendatangkan pertolongan dari Allah.  Emosi dan kepribadian kita memerlukan penguasaan diri dan ketenangan sehingga doa kita sampai kepada Tuhan. Dalam I Petrus  4: 7b dikatakan “Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.”

4 .   Doa harus didasari oleh Firman Tuhan
Apa saja yang kita doakan harus selaras dan sesuai dengan Firman Tuhan karena apa yang kita minta akan diberikan oleh Tuhan dimana Firman Tuhan menjadi standardnya.  Yesus memberikan suatu standard akan doa yaitu yang tertulis dalam  Yohanes  15: 7 “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Jadi jika kita ingin berdoa, renungkan dan yakinkan apakah permohonan doa kita tersebut sudah sesuai dengan Firman Tuhan

5 .   Doa harus didasari oleh kesadaran menjauhi kejahatan dan meninggalkan dosa.
Sewaktu datang dalam doa kepada Tuhan, mohon ampun atas segala dosa dan meninggalkan kejahatan , karena doa akan mengajak anda meninggalkan dosa tetapi sebaliknya dosa akan mengajak anda meninggalkan doa.  Baca Yesaya 59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Tuhan akan hadir dalam kehidupan doa kita jika kita berbalik dari segala dosa dan kejahatan yang sering membebani kita.  Firman Tuhan dalam Ibrani  12: 1 berkata “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.”

Dengan memperhatikan dan menerapkan prinsip di atas dalam kehidupan doa, niscanya Tuhan akan menolong kita sehingga doa yang kita minta dan serukan akan dijawabNya dan ketika jawaban itu hadir dalam kehidupan kita maka kita akan merasakan doa yang berkuasa, AMIN
Selengkapnya...

Minggu, 24 Juni 2012

DIA jamah, ku jadi Sembuh!!!!

Oleh Ibu Viona Tom Sarully

Puji Tuhan....

Maha besar Allah kita,Tuhan Yesus Kristus, yg oleh krn Kasih Nya, di mampukan Nya kita melewati hari dgn baik. Kalu bukan krn kasih Kristus, ada dlm hidup sy, tentu saat ini sy tdk dpt berbagi kesaksian, thn 1999 salah seorang dokter dr RSPAD gatot subroto, sdh memvonis sy, bhw sy memiliki penyakit yg sgt serius, ada nanah yg sdh membeku (spt agar2) di bagian otak kanan sy, sehingga hrs diambil tindakan operasi, krn sangat sakit rasanya.. spt membawa beban satu ton kepala ini, dan bahkan di bagian bawah kelopak mata hampir ke semua daerah pipi kanan, sdh sampe mebiru,

Akhirnya sy setuju utk diambil tindakan operasi, sblm diambil tindakan operasi, sy hrs menandatangani surat pernyataan yg di buat oleh pihak RS, perlahan sy membaca satu demi satu, surat tersebut, sy kaget, krn isi nya sgt menegangkan, ada kemungkinan kegagalan dlm tindakan operasi tsbt, akhirnya sy putus kan, mem 'batal' kan tindakan operasi trsbt, dokter yg menangani sy berulang kali menyuruh sy utk di fikir kan dgn serius, krn penykit yg sy derita sgt berbahaya, tp sy tetap dgn keyakinan sy, utk membatalakn operasi tsbt, akhirnya dokter, mebuat srt pernyataan utk sy ttd krn sy membatlkan operasi itu, krn menurut dktr tsbt, sgt kcl kemungkinan sy bisa bertahan, dgn kondisi yg spt ini, memang benar..

Apabila sakitnya kambuh, ingin sekali rasanya kepala ini di pukul kan ke tembok, krn rasanya panas, dan tdk bisa bergerak sedikit pun, walaupun demikian, sy tetap menandatangani srt pernyataan pembatalan tindakan operasi, diatas materai. akhirnya sy pulang ke rumah, apakah skt sy sdh sembuh..? oh.. tidak, semkn bengkang kedua mata sy, dan yg td nya hanya pipi kanan yg membiru, skrg menjadi dua duanya, spt hbs di tinju orang..membiru lebam.. sy tidk mundur, sy tdk ciut.. sy ingat Yesus kita adlh Yesus yg ajaib, sy berdoa, walaupun tdk dgn duduk sambil berlutut,sy hanya berbaring, krn kondisi sy, sgt parah wktu itu.. sy ktkn kepada Tuhan kita itu, Tuhan..ijin kan sy kuat menghadapi sakit ku ini, dan sembuhkan lah sakit ku..apabial ENGKAU menyembuhkan ku, dan memberiku hidup dgn wktu yg lama, oleh kekuatan Mu, izin kan lah aku selalu berbuat kebaikan, hingga aku bisa menjd suratan Kristus yg bisa di baca oleh orang lain..dan bahkn aku ingin menjadi saluran Berkat Mu, amin..

Itulah doa ku pd saat itu.. Puji Tuhan, sy dpt melewati masa2 sakitnya kambuh.. sdkt demi sdkt, skit nya mulai tdk terasa, 2 hr kemudian, stlh skt di kepala sdh mulai enak an, kaki sy tiba2 bengkak.. tdk bisa jalan, jgn kan berjalan, di sentuh sama jari pun, bhkn kena tetes air sdkt pun, rasanya sakit banget, spt luka yg kena paku, disiram air panas, terus dikasih asam..spt itulah perihnya, Oh Tuhan... tolong saya, hanya itu yg sy ucap kan dlm doa.. aku berusaha utk tdk kecewa sdkit pun, krn sy sdh berjanji tdk akan konsumsi obat, maka sy pun tdk konsumsi obat, tp tindakan utuk chek up aku ikuti skdr mengetahui jns penykit dan pantangan makanan yg tdk boleh di makan, hasil periksa sy di RSPAD, bahwa sy menderita penykit rematoid syndromorning yg sdh sangat serius... saat itu sy menagis, krn selain sakit nya yg teramat sangat, tdk ada seorang pun keluarga yg bisa aku jdkn tempat utk mengadu.. kekmr mandi sy harus mengesot, sembari air mata keluar tanpa terasa krn sakit nya yg luar biasa... apa yg dikatakan Firman Nya ; Justru dlm kelemahan mu lah Kuasa KU, nyata.... amin.. haleluya, hatiku terhibur setiap mengingat Firman Nya itu...

Puji Tuhan, aku dpt melewati masa sakit itu, tanpa sdkt pun aku kecewa, krn DIA selalu memberi kekuatan pada ku.. 3 hari stlh wktu itu, seorang tetangga sy, beragama Islam, melihat sy..lalu dia tnya, knp kaki mu viona..? lalu sy beritahu apa yg dikatakan dokter.. sy tdk menduga..sungguh, dia pergi sebentar, lalu dtg lagi dgn membawa pepaya muda, dan membawa arang, utk membakar pepaya tsbt, stlh pepaya itu sdh panas sekali, sy disuruh menginjak pepya itu pelan2, sy menjerit kesakitan... tp sy coba lagi, dan sy coba lagi,.... oh Tuhan ku, Engkau adlh Allah yg ajaib, dr orng yg bukan terlalu dkt dgn ku, Engkau buat mendtgnkan kesembuhan bagi kaki ku.. luar biasa Tuhan, kaki ku pu akhirnya pulih,... berserah pd Tuhan adlh hal yg paling AMPUH dlm hidup ini, kita hanya mengimani saja,

Dia sanggup melakukan perkara apa pun, bukan hanya dlm sakit ku DIA dtg melakukan mujizat, dlm hidup sehari2 ku pun teramat ajaib perbuatan tangan Nya, bahkan seorang Hamba Tuhan bp pdt dr perbaungan, menytkn nya pd 3hr yg lalu, sy tidak menduga kamu bisa bersaing hidup di jakarta ini.. Oh luar biasa Tuhan Yesus itu, tak habis habis nya aku inginmenytkn kebaikan Nya, sekali pun aku dpt menghitung bintang di alngit, aku tak dpt menghitung kasih Nya, sekalipun aku dpt menyelami samudera yg luas, aku taka dpt menyelami kasih Nya, bhkn sekali pun aku mampu mengukur dunia ini dgn barometer, aku tdk mampu mengukur kasih Nya dgn baro meter apapun, yg aku tahu kasih Nya lebih dr pada hidup... Selengkapnya...